Kartu kredit atau disebut CC yaitu pembayaran yang berfungsi sebagai pengganti dana tunai, yang mana alat tersebut dapat kamu gunakan oleh konsumen agar ditukarkan melalui berbagai barang serta jasa yang dibelinya melalui tempat-tempat

yang dapat menerima pembayaran ialah menggunakan kartu kredit (merchant). Sehingga menjadi seorang pemilik berikut pengguna kartu kredit, maka seseorang agar terlebih dahulu mengajukan permohonan kepemilikan kartu kredit melalui bank

penerbit kartu kredit. Informasi tersebut juga dapat dilakukan melalui metode yaitu mendatangi bank dengan mengisi formulir berikut aplikasi pengajuan kartu kredit lalu melengkapi semua persyaratan yang ditentukan para bank sebagai pihak

penerbit. Jadi selain digunakan untuk pembayaran non-tunai, berbagai pemilik kartu kredit dengan memanfaatkan kartu kredit agar melakukan gestun yaitu gesek tunai.

Apa itu gesek tunai CC?

Definisi melalui Gestun CC (Gesek Tunai)

Melakukan gesek tunai yaitu gestun adalah hal yang sangat familiar pada kalangan setiap pengguna kartu kredit. Metode tersebut telah menjadi pilihan untuk pengguna produk keuangan tersebut agar memperoleh dana tunai melalui cara yang

cepat. Maka dalam prakteknya, gestun tersebut biasanya dilakukan melalui merchant-merchant tertentu yang menyediakan layanan tersebut dengan tersembunyi. Pengguna kartu kredit memfungsikan fasilitas mesin EDC

sebagaimana layaknya disaat melakukan transaksi pembelian. Untuk transaksi ini, yang bersangkutan tak memperoleh suatu barang berikut layanan (jasa), maka justru memperoleh sejumlah dana tunai. Jumlah dana yang diperoleh maka sesuai

pada permintaan limit yang “dibelanjakan” melalui pemilik kartu kredit tersebut. Sementara pada lain sisi, pihak merchant nantinya memperoleh fee berikut transaksi tersebut senilai 3% melalui total dana yang nantinya kamu tarik tersebut.

Gestun Tentunya Terdapat Kurang dan Lebih Tersendiri bagi Pemegang Kartu Kredit. Telah kita ketahui bahwa gestun termasuk suatu proses yang dilarang para pihak bank, akan hal ini dianggap berisiko serta dapat menimbulkan kerugian. Maka

sebaliknya, gestun justru sangat digemari oleh para pemegang kartu kredit. Selain memudahkan, tindakan yang satu ini juga kerap terlebih cukup menguntungkan. Maka tidak mengherankan, jika untuk akhirnya gestun pastinya ada godaan

tersendiri serta sangat menarik bagi kebanyakan orang. Berikut ini terdapat beberapa hal yang menjadi godaan untuk para pemilik kartu kredit agar melakukan gestun:

1. Fee yang Tentunya sangat rendah dibandingkan Transaksi menggunakan ATM
Kartu Kredit memberikan fasilitas lengkap melalui cash advance juga memungkinkan pemilik melakukan penarikan sejumlah dana tunai menggunakan mesin ATM. Sehingga transaksi penarikan tunai ini dibarengi melalui biaya

penarikan sejumlah Rp50.000,- yaitu senilai 4% melalui jumlah dana yang ditarik, disesuaikan jumlah mana yang lebih besar. Akan tetapi jika melakukan gestun, pemilik kartu kredit nantinya akan dikenakan biaya sejumlah 2,5% hingga 3% melalui

total dana yang ditarik. Selisih biaya inilah yang tentunya menjadi alasan ketika melakukan gestun.

2. Semua Limit Dapat Kamu tarik
Penarikan dana tunai kartu kredit pada mesin ATM dibatasi sampai maksimal 60% melalui total limit saja. Sementara dalam melakukan penarikan tunai menggunakan gestun, seluruh limit kartu kredit dapat diambil. Hal ini tersebut sangat menantang

ardenalin pastinya untuk para pengguna kartu kredit sehingga cenderung melakukan penarikan tunai melalui metode gestun.

3. Bunga yang Sangat Rendah
Melalui gestun kamu dipastikan akan memperoleh bunga yang lebih ringan, alasannya transaksi tersebut dicatat untuk pembelanjaan. Rata-rata bunga yangnantinya diterapkan melalui transaksi gestun ialah senilai 2% saja. Sementara

ketika saat melakukan penarikan tunai pada mesin ATM, maka diterapkan bunga sejumlah 3,5%.